Yesus Menempatkan Tangan-Nya di Atas Orang yang Rendah Hati dan Taat

“Dan ketika saya melihatnya, saya jatuh di kakinya seperti mati. Dan dia meletakkan tangan kanannya di atasku, berkata kepadaku, Jangan takut; Akulah yang pertama dan yang terakhir:” (Wahyu 1:17)

Rasul Yohanes telah melihat Yesus ketika dia berada di bumi sebagai manusia berkali-kali, tetapi kali ini sama seperti saat dia melihat dia berubah rupa di atas gunung (lihat Mat 17:1-8 dan postingan sebelumnya: “Yesus Terang dan Bersinar, Matahari Kebenaran“) Kali ini lagi dia melihatnya sebagaimana adanya: Pencipta langit dan bumi Yang Mahakuasa, Raja di atas segala raja dan Tuhan di atas segala tuhan. Penglihatan dan pemahaman yang benar ini menyebabkan dia melihat sedikit keberadaannya di hadapan Tuhan dan dengan cepat jatuh di hadapannya, meskipun dia adalah seorang rasul Tuhan.

Perhatikan tangan apa yang diletakkan Yesus pada Yohanes – tangan kanannya – tangan yang sama yang memegang tujuh bintang yang melambangkan kendalinya atas pelayanan yang benar (lihat juga lagi: “Yesus Terang dan Bersinar, Matahari Kebenaran“) Yesus meletakkan tangan kanannya di atas Yohanes untuk menunjukkan persetujuannya untuk orang yang telah dipilihnya untuk menulis dan mengirim pesan Wahyu ke gereja. Ini juga menunjukkan kepada kita bahwa satu-satunya orang yang Yesus angkat tangan kanannya adalah orang-orang yang menganggap diri mereka bukan apa-apa di hadapan Yesus dan yang memiliki sikap rendah hati yang dapat digunakan Yesus untuk menghormati Dia dan bukan diri mereka sendiri.

Kepada orang-orang yang rendah hati dan patuh dia berkata, “Jangan takut; Aku yang pertama dan yang terakhir.” Tetapi bagi mereka yang sombong secara agama, atau yang masih mengejar nafsu dosa, kata-katanya adalah: “Takut; karena Akulah yang pertama dan yang terakhir!” Tidak ada yang benar-benar penting kecuali bagaimana Anda memandang Yesus, dan bagaimana Anda menampilkan diri Anda di hadapan-Nya!

id_IDBahasa Indonesia
Wahyu Yesus Kristus

GRATIS
MELIHAT